Sertifikasi Manajemen Risiko – Saat ini hampir seluruh organisasi menerapkan konsep manajemen risiko sebagai langkah antisipasi terhadap situasi ketidakpastian agar mampu bertahan dalam persaingan. Manajemen risiko ini akan berhasil jika didukung tenaga professional organisasi yang handal seperti telah tersertifikasi. Berikut uraian tentang sertifikasi manajemen risiko serta beberapa manfaat ketika mengikutinya:
Sertifikasi Manajemen Risiko Di Indonesia
Kini sertifikasi manajemen sudah menjadi semacam kebutuhan yang harus dilakukan oleh organisasi seperti perusahaan, bank atau lembaga keuangan non bank. Sertifikasi dianggap menjadi jaminan kompetensi. Saat ini di Indonesia sendiri, sertifikasi ini diatur dibawah pengawasan Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Resiko (LSPMR).
Sebagai tingkatan awal untuk sertifikasi ini, seseorang harus mengikuti dulu tes CRMO. LSPMR mengklaim bahwa melalui CRMO atau Certified Risk Management Officer ini professional akan mampu memiliki cara pandang yang sama tentang resiko. Seperti mampu membedakan antara resiko dengan kesempatan, membuat peta resiko, melakukan penilaian dan lainnya.
Setelah lulus CRMO bisa dilanjutkan pada level yang lebih tinggi. Level yang lebih tinggi tersebut yaitu CRMP (Certified Risk Manajemen Practices). Setelah berhasil mengikutinya, para professional akan mendapat pengakuan bidang manajemen resiko. Jadi, dengan mendapat pengakuan tersebut maka dianggap lebih ahli dalam menerapkan dan mengembangkan MKRT (Manajemen Resiko Koorporate Terintegrasi).
Manfaat Mengikuti Sertifikasi Manajemen Risiko
Sertifikasi ini merupakan lanjutan dari diberlakukannya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yaitu Nomor 1/POJK.05/2015 tentang Penerapan Manajemen Resiko. Secara otomatis perusahaan atau jasa keuangan non perbankan (organisasi) yang menerapkan manajemen resiko harus melengkapinya dengan keikutsertaan dalam sertifikasi. Berikut manfaat dari keikutsertaan dari sertifikasi manajemen risiko:
1. Memiliki Sumber Daya Yang Kompeten
Organisasi yang telah membekali tenaga profesionalnya dengan keikutsertaan sertifikasi pasti akan memperoleh tenaga sumber daya yang lebih kompeten. Misalnya dapat lebih ahli dalam menjalankan manajemen resiko yang terstandarisasi serta terukur. Selain itu dalam penerapan standar yang ditetapkan organisasi tersebut akan lebih efektif dan menyeluruh.
2. Organisasi Mampu Bertahan Dalam Persaingan Global
Semakin lama, perkembangan organisasi akan bertumbuh makin cepat. Hal ini turut didukung oleh persaingan global yang makin ketat dan memanas. Organisasi akan lebih lihai dalam melihat ketidakpastian dan resiko dalam persaingan. Sehingga mampu mengubah resiko tersebut sebagai peluang yang akan malah bermanfaat baik pada perkembangan organisasi ke depannya.
3. Meningkatkan Kesuksesan Organisasi
Sertifikasi ini juga mampu mendukung penuh terhadap kesuksesan organisasi. Kesuksesan yang mampu diraih dari berbagai bidang. Misalnya tercapainya visi dan misi organisasi. Serta dalam hal kelancaran untuk menempuh tujuan organisasi.
4. Proses Bisnis Lebih Efektif Dan Efisien
Sebuah organisasi terutama yang bergerak dalam bidang bisnis pasti menginginkan segala proses dapat lebih efektif dan efisien. Bila seluruh proses bisnis bekerja efektif dan efisien, pasti return yang didapatkan akan lebih meningkat misalnya keuntungan.
5. Peningkatan Daya Tahan Organisasi Terhadap Ketidakpastian Dan Resiko
Sertifikasi bagi professional pada organisasi juga mampu meningkatkan daya tahan organisasi tersebut terhadap ketidakpastian dan resiko. Berbagai ancaman dan ketidakpastian pasti akan sering muncul seiring berkembangnya organisasi. Ketahanan terhadap ketidakpastian dan ancaman tersebut akan berpengaruh juga terhadap kemajuan organisasi.
6. Mendukung Untuk Menerapkan Tata kelola Organisasi Yang Baik
Dengan membekali tenaga professional dengan sertifikasi, dapat sekaligus juga mengembangkan budaya manajemen resiko pada organisasi tersebut. Selain itu, dapat tercipta suatu pengendalian internal yang merupakan dasar penerapan tata kelola organisasi yang baik.
7. Dapat Juga Bermanfaat Bagi Individu
Sebenarnya, tidak hanya professional yang telah bekerja saja, bagi individu (belum bekerja) yang mengikuti sertifikasi ini dapat memperoleh beberapa manfaat. Diantaranya lebih siap untuk masuk pada dunia kerja, lebih berpeluang untuk berkarier di luar negeri, lebih terlatih dan lain sebagainya.
Lihatlah video menarik berikut ini :
Itulah uraian singkat tentang sertifikasi manajemen risiko di Indonesia serta manfaat mengikutinya. Bagi organisasi sertifikasi ini sebaiknya diikuti karena memang banyak manfaat yang akan didapat demi kemajuan dan eksistensi organisasi.
Comments are closed